DPRD Kabupaten Pekalongan Gelar Paripurna LKPJ 2025, Soroti Capaian Kinerja hingga Tantangan Infrastruktur

Daerah 26 Mar 2026 20:00 4 min read 7 views By Andy Dayak

Share berita ini

DPRD Kabupaten Pekalongan Gelar Paripurna LKPJ 2025, Soroti Capaian Kinerja hingga Tantangan Infrastruktur
Pertumbuhan ekonomi meningkat, kemiskinan menurun, namun pelayanan infrastruktur jadi perhatian utama pemerintah daerah

Pekalongan | rakyatcerdas.my.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pekalongan Akhir Tahun Anggaran 2025, Kamis (26/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan dengan dihadiri jajaran pejabat penting daerah.

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, serta dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, kepala perangkat daerah, hingga tamu undangan lainnya.

 

Mengawali jalannya rapat, Ketua DPRD Abdul Munir menyampaikan ucapan Idulfitri kepada seluruh peserta yang hadir. Dalam suasana penuh kehangatan, ia mengajak seluruh pihak untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan.

 

“Kami segenap keluarga besar DPRD dan Sekretariat DPRD Kabupaten Pekalongan mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minkum, minal ‘aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin, Selamat Idulfitri 1447 Hijriah,” ujarnya.

 

Agenda utama rapat kemudian dilanjutkan dengan penyampaian LKPJ oleh Plt. Bupati Pekalongan. Dalam sambutannya, Sukirman menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas sinergi yang telah terjalin dengan baik antara eksekutif dan legislatif selama ini. Ia juga berharap momentum Idulfitri menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah.

 

Dalam penjelasannya, Sukirman menegaskan bahwa data keuangan yang dipaparkan masih bersifat sementara atau belum diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

 

“Perlu kami sampaikan bahwa data keuangan yang kami paparkan pada hari ini masih merupakan data unaudited atau belum diaudit oleh BPK RI. Adapun laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang telah diaudit akan kami sampaikan melalui rapat paripurna tersendiri,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan sejumlah capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Pekalongan sepanjang tahun 2025. Dari sisi ekonomi, pertumbuhan tercatat mencapai 5,88 persen, mengalami peningkatan sebesar 0,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 8,05 persen dari sebelumnya 8,95 persen pada tahun 2024.

 

Indikator lainnya juga menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 72,71 persen, tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 3,24 persen, serta inflasi daerah tetap terkendali di angka 2,83 persen.

 

Dari aspek keuangan daerah, realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2025 mencapai Rp2,33 triliun atau 96,52 persen dari target. Sedangkan realisasi Belanja Daerah mencapai Rp2,33 triliun atau 93,87 persen dari rencana yang telah ditetapkan. Dengan capaian tersebut, terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp68,43 miliar.

 

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga berhasil menorehkan sejumlah prestasi membanggakan, di antaranya meraih Mandaya Award 2025, predikat Pelayanan Publik “Sangat Baik” untuk RSUD Kajen, serta Juara I Penurunan Stunting tingkat Provinsi Jawa Tengah.

 

Meski demikian, Sukirman mengingatkan bahwa capaian tersebut harus diimbangi dengan perbaikan kualitas pelayanan dasar, khususnya di bidang infrastruktur yang masih menjadi perhatian masyarakat.

 

“Sekarang tinggal bagaimana kita melakukan introspeksi, mengakomodir seluruh kepentingan masyarakat, serta benar-benar memperhatikan aspirasi masyarakat, yang kita rasakan sendiri ketika kita melalui berbagai ruas jalan yang ada di Kabupaten Pekalongan, kita tentu saja cukup prihatin bersama,” tuturnya.

 

Ia menegaskan bahwa keberhasilan indikator kinerja tidak akan berarti jika pelayanan infrastruktur belum optimal.

 

“Pencapaian indikator penting yang kita torehkan, hampir dalam tanda kutip tidak ada artinya bila kemudian kita tidak bisa memberikan pelayanan infrastruktur yang baik bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan,” tegasnya.

 

Menutup sambutannya, Plt. Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga komitmen, memperkuat sinergi, serta bersama-sama mendorong pembangunan yang lebih baik ke depan.

 

“Mari kita bergandengan tangan, saling mengingatkan, dan saling menjaga lingkungan kita, agar berbagai catatan kelam yang pernah kita alami dapat segera berlalu dan kita melangkah menuju proses pembangunan yang lebih baik,” pungkasnya.

 

Rapat Paripurna kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan serta penyerahan dokumen LKPJ oleh Plt. Bupati kepada pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan sebagai bagian dari mekanisme konstitusional.

 

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, acara dilanjutkan dengan halal bi halal Idulfitri 1447 Hijriah yang menjadi simbol mempererat tali silaturahmi dan semangat kebersamaan antar unsur pemerintahan dan masyarakat.

 

(HumasSetwan)

Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp