Polres Pekalongan Perkuat Sinergi dengan Pesantren, Antisipasi Dampak Isu Viral dan Jaga Kondusifitas Wilayah
Pekalongan | rakyatcerdas.my.id – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polres Pekalongan menggelar kegiatan Silaturahmi Kamtibmas di Gondang Modern Islamic Boarding School, Kecamatan Wonopringgo, Kamis (14/5/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif dan antisipatif menyusul munculnya dinamika sosial akibat kasus viral yang melibatkan pondok pesantren di Kabupaten Pati.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat dialog konstruktif antara aparat kepolisian dengan jajaran pengurus yayasan, tenaga pendidik, hingga pembina pondok pesantren. Pertemuan itu sekaligus menjadi simbol kuat sinergitas antara institusi kepolisian dan lembaga pendidikan berbasis keagamaan dalam menjaga harmoni sosial di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap memicu keresahan publik.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ren Polres Pekalongan Kompol Busono, S.H., Kasat Binmas AKP Imam Aziz Rachman, S.T.K., S.I.K., M.H., M.A., Kapolsek Wonopringgo AKP Adhi Agung, Amd., Ketua Yayasan Gondang K.H. Najib, Kepala Sekolah MTs Gondang Eko, Kepala Bagian Ketenagaan MTs Teguh, serta Ustadz Muslih selaku Kepala Pembina Pondok.
Dalam sambutannya, Kompol Busono menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi kamtibmas bukan sekadar agenda formal institusional, melainkan bagian dari strategi membangun komunikasi yang sehat antara aparat keamanan dan dunia pendidikan, khususnya lingkungan pesantren yang memiliki peran besar dalam pembinaan moral generasi muda.
Menurutnya, pondok pesantren merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, dan karakter masyarakat. Oleh sebab itu, diperlukan kerja sama yang erat agar lingkungan pendidikan tetap aman, nyaman, dan terbebas dari berbagai potensi gangguan sosial.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat kerja sama antara kepolisian dan pihak pondok pesantren dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan serta membina generasi muda agar memiliki karakter yang baik, disiplin, dan berlandaskan nilai-nilai agama,” ujar Kompol Busono.
Ia juga menambahkan bahwa perkembangan media sosial yang sangat cepat menuntut seluruh elemen masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima maupun menyebarkan informasi. Menurutnya, tidak sedikit informasi yang beredar tanpa melalui proses verifikasi sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman hingga keresahan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Pekalongan AKP Imam Aziz Rachman mengajak seluruh unsur masyarakat, termasuk kalangan pendidik dan santri, untuk semakin bijak dalam memanfaatkan media sosial. Ia menekankan pentingnya membangun budaya literasi digital agar masyarakat tidak mudah terpancing isu provokatif maupun berita bohong.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpancing isu-isu yang belum terverifikasi. Apabila membutuhkan bantuan atau informasi kepolisian, masyarakat dapat langsung menghubungi Call Center 110,” jelasnya.
Lebih lanjut, kegiatan tersebut juga menjadi ruang penyamaan visi antara kepolisian dan lembaga pendidikan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia.
Pihak Yayasan Gondang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan langkah pendekatan humanis yang dilakukan jajaran Polres Pekalongan. Menurut pihak yayasan, komunikasi aktif seperti ini sangat penting untuk membangun rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan pesantren.
Selain mempererat hubungan kelembagaan, kegiatan silaturahmi kamtibmas tersebut diharapkan mampu menjadi pondasi kuat dalam membangun koordinasi berkelanjutan antara aparat keamanan dan dunia pendidikan. Dengan demikian, berbagai persoalan sosial maupun isu keamanan dapat disikapi secara bijaksana melalui dialog, edukasi, dan kerja sama yang harmonis.
Langkah preventif yang dilakukan Polres Pekalongan ini dinilai menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga ketenteraman masyarakat, sekaligus memastikan bahwa lingkungan pendidikan tetap menjadi ruang aman bagi pembentukan generasi muda yang cerdas, religius, dan berintegritas.