Pemkab Pekalongan Prioritaskan Infrastruktur dalam RPJMD 2025–2029, Sukirman: Tahun 2027 Dicanangkan sebagai Tahun Infrastruktur

Daerah 31 Mar 2026 22:19 2 min read 10 views By Andy Dayak
Pemkab Pekalongan Prioritaskan Infrastruktur dalam RPJMD 2025–2029, Sukirman: Tahun 2027 Dicanangkan sebagai Tahun Infrastruktur
Melalui Musrenbang Kabupaten, Plt. Bupati tegaskan penguatan infrastruktur dasar jadi kunci percepatan ekonomi inklusif dan pemerataan pembangunan

Pekalongan | rakyatcerdas.my.id — Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pekalongan Tahun 2025–2029. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Pekalongan yang digelar secara daring dari Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan, Selasa (31/03/2026).

 

Kegiatan Musrenbang tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang turut memberikan masukan strategis bagi arah pembangunan daerah ke depan.

 

Dalam sambutannya, Sukirman menjelaskan bahwa tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2025–2029 adalah “Penguatan Infrastruktur Dasar yang Merata dan Optimalisasi Potensi Daerah untuk Memacu Pertumbuhan Ekonomi Inklusif.” Tema tersebut, menurutnya, telah disusun selaras dengan visi besar pembangunan Kabupaten Pekalongan, yakni mewujudkan daerah yang maju, adil, dan sejahtera.

 

Ia menekankan bahwa penguatan infrastruktur dasar bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Infrastruktur yang memadai, seperti jalan, jembatan, dan akses pendukung lainnya, diyakini mampu membuka konektivitas antarwilayah serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

 

“Kalau infrastruktur dasar bagus, insyaallah kemudian tingkat pertumbuhan ekonomi kita bisa terus berkembang dan maju,” ujar Sukirman dalam pemaparannya.

 

Lebih lanjut, Sukirman mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah mulai melakukan penataan serta evaluasi terhadap program-program infrastruktur melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Langkah ini menjadi bagian dari strategi awal untuk memastikan kesiapan pelaksanaan program prioritas secara lebih terarah dan terukur.

 

Menurutnya, hasil evaluasi tersebut akan menjadi pijakan penting dalam mengakselerasi pembangunan pada tahun berikutnya. Bahkan, Pemkab Pekalongan telah mencanangkan tahun 2027 sebagai momentum besar dalam percepatan pembangunan infrastruktur.

 

“Di tahun 2027 kita akan mencanangkan sebagai tahun infrastruktur. Tahun yang akan menjadi tekad kita memperbaiki infrastruktur, terutama jalan-jalan. Atas berbagai aspirasi masukan ini tentu saja menjadi dasar pokok yang kuat, apalagi tentu saja menginduk atau ada payung hukumnya yaitu RPJMD 2025–2029,” tegasnya.

 

Melalui forum Musrenbang ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam menyusun perencanaan pembangunan yang partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus mengoptimalkan potensi daerah guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

 

Dengan fokus pada pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan, Kabupaten Pekalongan diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh dalam lima tahun ke depan.

Recent Articles

Chat with us on WhatsApp