Sambang Dialogis di SMK Ma’arif NU Kajen, Bhabinkamtibmas Tanamkan Disiplin dan Kesadaran Kamtibmas Sejak Dini

Pendidikan & Kebudayaan 16 Apr 2026 18:40 3 min read 5 views By Andy Dayak
Sambang Dialogis di SMK Ma’arif NU Kajen, Bhabinkamtibmas Tanamkan Disiplin dan Kesadaran Kamtibmas Sejak Dini
Edukasi interaktif Aipda Mukti Utama disambut antusias siswa, tekankan bahaya bullying, pentingnya etika digital hingga tertib berlalu lintas

Pekalongan | rakyatcerdas.my.id — Suasana edukatif yang hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan sambang dialogis yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Kajen, Mukti Utama, di SMK Ma'arif NU Kajen, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda melalui penyampaian pesan-pesan kamtibmas secara langsung dan komunikatif.

 

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Mukti Utama berinteraksi aktif dengan para siswa. Dengan pendekatan yang santai namun tetap berbobot, ia menyampaikan berbagai imbauan penting yang dikemas secara sederhana agar mudah dipahami oleh kalangan pelajar. Suasana dialog yang cair membuat para siswa tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan.

 

Ia menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai pondasi utama dalam meraih masa depan. Para siswa diajak untuk senantiasa menaati peraturan sekolah serta menjaga sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebiasaan disiplin sejak dini akan sangat berpengaruh terhadap kesuksesan di masa mendatang.

 

Selain itu, para pelajar juga diingatkan untuk fokus dalam belajar serta menghormati guru sebagai sosok yang memiliki peran besar dalam proses pendidikan. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk membentuk karakter yang kuat dan berintegritas.

 

Tidak hanya itu, kesadaran tertib berlalu lintas juga menjadi perhatian dalam penyampaian materi. Siswa dihimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, serta mematuhi aturan lalu lintas demi menghindari risiko kecelakaan.

 

Dalam arahannya, Aipda Mukti Utama juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, baik di sekolah maupun di lingkungan rumah. Ia secara tegas mengingatkan siswa untuk menghindari segala bentuk perundungan atau bullying, yang dapat berdampak buruk bagi korban maupun pelaku.

 

Penggunaan media sosial turut menjadi sorotan. Para siswa diimbau agar bijak dalam bermedia sosial, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun nama baik sekolah.

 

Lebih lanjut, siswa juga diingatkan untuk tidak terlibat dalam tindakan anarkis seperti perusakan fasilitas umum, serta menjauhi kelompok atau organisasi yang mengarah pada paham radikal. Penanaman nilai moral seperti berbakti kepada orang tua dan menghormati guru kembali ditekankan sebagai dasar pembentukan karakter generasi muda.

 

Menariknya, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan sosialisasi terkait rencana turnamen game online populer seperti PUBG dan Free Fire. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah penyaluran minat dan bakat siswa di bidang e-sport, dengan tetap mengedepankan aturan serta nilai-nilai positif.

 

Kegiatan sambang dialogis ini mendapat respons positif dari para siswa yang terlihat aktif berpartisipasi. Diharapkan melalui kegiatan semacam ini, para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mampu membangun karakter positif dalam kehidupan sehari-hari.

Chat with us on WhatsApp