Pengajian Ahad Legi Muslimat NU di Kalilembu Jadi Momentum Penguatan Ukhuwah dan Pendidikan Keagamaan
PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id – Tradisi pengajian rutin Ahad Legi yang digelar Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) kembali berlangsung khidmat dan penuh antusiasme di Desa Kalilembu, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan yang menjadi agenda rutin keagamaan warga nahdliyin tersebut tidak hanya menjadi ruang memperdalam ilmu agama, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat pedesaan yang masih kuat menjaga tradisi keagamaan, Minggu pagi, 24 Mei 2026.
Kegiatan pengajian yang dipusatkan di lingkungan Desa Kalilembu itu menghadirkan para pengurus Muslimat NU, tokoh agama, jamaah dari berbagai desa sekitar, serta masyarakat umum yang datang sejak pagi hari untuk mengikuti rangkaian acara. Nuansa religius tampak begitu terasa ketika lantunan shalawat dan doa bersama menggema di lokasi kegiatan.
Desa Kalilembu sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki basis pendidikan dan aktivitas keagamaan yang cukup aktif di Kecamatan Karangdadap. Sejumlah lembaga pendidikan berbasis NU juga tumbuh di wilayah tersebut, di antaranya Nahdlatul Ulama serta lembaga pendidikan keagamaan seperti RA dan MI Ma'arif NU Kalilembu.
Dalam pengajian tersebut, para jamaah mendapatkan tausiah mengenai pentingnya menjaga akhlak, memperkuat ketahanan keluarga, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks. Pengajian Ahad Legi dinilai menjadi salah satu instrumen dakwah kultural yang masih efektif dalam menjaga keharmonisan sosial masyarakat Jawa, khususnya di lingkungan pedesaan.
Selain sebagai media dakwah, kegiatan tersebut juga mencerminkan kuatnya budaya keagamaan masyarakat Karangdadap yang hingga kini masyarakat tetap mempertahankan tradisi pengajian selapanan sebagai bagian dari kehidupan sosial. Tradisi serupa juga banyak berkembang di berbagai daerah di Jawa Tengah sebagai bentuk penguatan pendidikan Islam berbasis masyarakat.
Para tokoh masyarakat berharap kegiatan seperti ini terus berkelanjutan karena memiliki dampak positif terhadap pembinaan moral generasi muda sekaligus mempererat hubungan antarsesama warga. Kehadiran Muslimat NU dinilai tidak hanya fokus pada kegiatan keagamaan semata, namun juga aktif dalam bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga pembinaan keluarga.
Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi pengajian menjadi bukti bahwa kegiatan keagamaan berbasis tradisi masih memiliki tempat penting di tengah kehidupan masyarakat modern. Di tengah derasnya arus perubahan sosial, pengajian rutin seperti Ahad Legi dianggap mampu menjadi benteng moral sekaligus ruang silaturahmi yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
Sementara itu, suasana tertib dan penuh kekeluargaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Warga bersama panitia tampak bergotong royong menyiapkan berbagai kebutuhan acara, mulai dari konsumsi hingga pengaturan jamaah, mencerminkan semangat kebersamaan yang masih terjaga kuat di lingkungan masyarakat Kalilembu, Kecamatan Karangdadap.
Related Articles