Polsek Sragi Jembatani Aspirasi Warga dan PT Arunika Jaya Textile, Pembangunan Saluran Irigasi Disepakati Dimulai 25 Juli

Kriminal & Hukum 24 Jul 2026 14:52 3 min read 12 views By Andy Dayak

Share berita ini

Polsek Sragi Jembatani Aspirasi Warga dan PT Arunika Jaya Textile, Pembangunan Saluran Irigasi Disepakati Dimulai 25 Juli
Dialog yang difasilitasi Polsek Sragi menghasilkan kesepakatan pembangunan saluran irigasi terbuka untuk mendukung lahan pertanian warga Dukuh Krengseng, Desa Siwalan, sebagai wujud penyelesaian persoalan melalui musyawarah dan sinergi seluruh pihak.

PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id – Komitmen menyelesaikan persoalan masyarakat melalui jalur dialog kembali ditunjukkan Polsek Sragi. Kepolisian memfasilitasi pertemuan antara warga Dukuh Krengseng, Desa Siwalan, Kecamatan Sragi, dengan manajemen PT Arunika Jaya Textile guna membahas aspirasi pembangunan saluran irigasi yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan pertanian masyarakat.

 

Pertemuan yang berlangsung di Kantor PT Arunika Jaya Textile, Jalan Raya Pantura Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Kamis (23/7/2026), menjadi forum komunikasi yang mempertemukan berbagai kepentingan secara terbuka dan konstruktif. Dialog tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H., dengan mengedepankan semangat musyawarah untuk mencapai mufakat.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil Sragi Kapten Inf. Riyanto, Kepala Desa Siwalan Pujiana, perwakilan manajemen PT Arunika Jaya Textile Bambang, serta sepuluh tokoh masyarakat yang mewakili aspirasi warga Dukuh Krengseng.

 

Dalam forum tersebut, warga menyampaikan harapan agar perusahaan dapat membangun saluran irigasi terbuka yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengairan lahan pertanian di Desa Siwalan. Keberadaan saluran irigasi dinilai sangat penting untuk mendukung keberlangsungan sektor pertanian yang menjadi salah satu mata pencaharian utama masyarakat setempat.

 

Aspirasi itu mendapat perhatian dari seluruh pihak yang hadir. Melalui proses dialog yang berlangsung dalam suasana kondusif, berbagai masukan dan pertimbangan disampaikan secara terbuka hingga akhirnya menghasilkan kesepakatan bersama yang dinilai mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat sekaligus mempertimbangkan aspek teknis pelaksanaan di lapangan.

 

Hasil rembug tersebut menetapkan bahwa pembangunan saluran irigasi akan mulai dilaksanakan pada Sabtu (25/7/2026). Adapun spesifikasi pembangunan akan disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan serta mengacu pada usulan masyarakat, sehingga saluran yang dibangun benar-benar memberikan manfaat optimal bagi kebutuhan irigasi lahan pertanian warga.

 

Sebagai bentuk komitmen bersama, hasil kesepakatan itu juga akan dituangkan dalam berita acara yang dijadwalkan ditandatangani pada Senin (27/7/2026) di Balai Desa Siwalan. Penandatanganan tersebut akan dirangkaikan dengan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat sebagai wujud transparansi dan keterbukaan informasi dalam proses penyelesaian persoalan.

 

Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H. menegaskan bahwa Polri terus mengedepankan pendekatan dialogis dalam menangani berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam membangun solusi yang adil dan berkelanjutan.

 

"Polri hadir untuk menjembatani komunikasi antara masyarakat dengan pihak perusahaan agar setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah dan menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi semua pihak. Alhamdulillah, rembug hari ini berjalan dengan baik dan menghasilkan kesepakatan terkait pembangunan saluran irigasi yang menjadi kebutuhan warga," ujar AKP Turkhan.

 

Ia berharap seluruh pihak dapat menjalankan komitmen yang telah disepakati sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berlangsung sesuai rencana dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

 

"Kami mengajak masyarakat maupun pihak perusahaan untuk bersama-sama menjaga komunikasi yang baik serta menghormati hasil kesepakatan yang telah dicapai. Dengan sinergi seperti ini, situasi kamtibmas akan tetap kondusif dan kegiatan pembangunan maupun aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar," tambahnya.

 

Keberhasilan dialog tersebut menjadi contoh bahwa penyelesaian persoalan melalui pendekatan persuasif dan musyawarah mampu menciptakan solusi yang saling menguntungkan. Kehadiran aparat kepolisian sebagai fasilitator tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, TNI, dan pelaku usaha dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada kepentingan publik.

 

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh peserta meninggalkan lokasi pertemuan dengan suasana yang penuh kebersamaan, mencerminkan komitmen bersama untuk mengedepankan dialog sebagai sarana membangun kesepahaman dan menjaga harmonisasi antara masyarakat dengan dunia usaha demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp