Sterilisasi Gereja Diperketat! Polisi Turunkan K9, Ibadah Jumat Agung di Pekalongan Berlangsung Aman

Kriminal & Hukum 03 Apr 2026 13:14 2 min read 6 views By Andy Dayak
Sterilisasi Gereja Diperketat! Polisi Turunkan K9, Ibadah Jumat Agung di Pekalongan Berlangsung Aman
Sat Samapta Polres Pekalongan Sisir Sejumlah Gereja, Pastikan Umat Nasrani Beribadah Tanpa Rasa Khawatir

PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id – Dalam upaya menjamin keamanan dan kelancaran peringatan Jumat Agung yang memperingati wafat Yesus Kristus, jajaran Polres Pekalongan melalui Satuan Samapta melakukan langkah serius dengan menggelar sterilisasi di sejumlah gereja, Jumat (03/04/2026).

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh KBO Sat Samapta Polres Pekalongan, Ipda Sutanto, S.H., dengan melibatkan personel Sat Samapta yang diterjunkan ke beberapa titik lokasi ibadah. Tidak hanya itu, dalam pelaksanaannya, petugas juga mengerahkan unit anjing pelacak (K9) guna memastikan tidak adanya benda mencurigakan di area gereja.

 

Adapun sejumlah gereja yang menjadi sasaran sterilisasi di antaranya Gereja Pantekosta Filadelfia Kecamatan Kedungwuni, Gereja GKJ Pepanthan Kaligawe Kecamatan Karangdadap, Gereja GKJ Purbo Talun, Gereja Kasimpar Petungkriyono, serta Gereja GKJ Immanuel Kulu Karanganyar.

 

Petugas tampak menyisir setiap sudut gereja, mulai dari area dalam bangunan, halaman, hingga lokasi parkir. Pemeriksaan dilakukan secara teliti sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu jalannya ibadah umat Nasrani.

 

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, seluruh rangkaian ibadah Jumat Agung di masing-masing gereja berlangsung dengan khidmat, tertib, dan tanpa gangguan berarti. Kehadiran aparat kepolisian pun memberikan rasa aman bagi para jemaat yang mengikuti prosesi ibadah.

 

Kasat Samapta Polres Pekalongan, AKP Suhadi, S.H., menegaskan bahwa kegiatan sterilisasi ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

 

“Sterilisasi ini kami lakukan sebagai deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, sehingga umat Nasrani dapat melaksanakan ibadah Jumat Agung dengan aman dan nyaman,” ungkapnya saat dikonfirmasi.

 

Lebih lanjut, AKP Suhadi menambahkan bahwa pihaknya terus memperkuat sinergi dengan pengurus gereja serta aparat keamanan di tingkat wilayah, termasuk Bhabinkamtibmas, guna memastikan pengamanan berjalan optimal.

 

“Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak gereja dan unsur keamanan lainnya agar seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung lancar tanpa hambatan,” imbuhnya.

 

Sementara itu, pihak pengurus gereja menyambut baik langkah yang dilakukan oleh kepolisian. Mereka mengaku siap untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi demi menjaga keamanan lingkungan gereja, khususnya selama momentum peringatan Jumat Agung.

 

Hingga pelaksanaan ibadah berakhir, situasi di wilayah Kabupaten Pekalongan dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol, sehingga peringatan Jumat Agung tahun ini dapat berlangsung dengan penuh khidmat dan rasa damai.

Recent Articles

Chat with us on WhatsApp