Pria Asal Kandangserang Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Kajen, Diduga Terkait Riwayat Penyakit Jantung
Pekalongan | rakyatcerdas.my.id — Warga Lingkungan Watubelah, Kelurahan Kajen, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan digemparkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar kos pada Minggu (12/04/2026) siang.
Korban diketahui bernama Carto (38), warga Desa Trajumas, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. Ia ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di kamar kos yang baru ditempatinya sekitar satu pekan terakhir.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Kajen Iptu Teguh Subiyantoro mengungkapkan, pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Kami menerima laporan dari warga bahwa ada seseorang yang meninggal dunia di kamar kos di wilayah Watubelah, Kajen. Petugas segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal,” ujar Iptu Teguh saat dikonfirmasi, Senin (13/04/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik kos, Budi Rejeki. Ia merasa curiga karena sejak pagi tidak melihat aktivitas korban, sementara kendaraan milik korban masih terparkir di area kos.
Didorong rasa khawatir, Budi kemudian mencoba mengetuk pintu kamar korban. Namun, tidak ada respons dari dalam. Saat diperiksa, pintu kamar ternyata tidak dalam kondisi terkunci. Ketika dibuka, korban ditemukan dalam posisi telentang dan sudah meninggal dunia.
Temuan tersebut segera dilaporkan ke Polsek Kajen. Tak berselang lama, petugas kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan di dalam kamar, petugas menemukan sejumlah barang pribadi milik korban, termasuk obat-obatan yang diduga merupakan obat penyakit jantung yang dikeluarkan oleh RSUD Kajen.
Berdasarkan keterangan pemilik kos, korban diketahui baru menghuni kamar tersebut sekitar satu minggu, karena bekerja sebagai buruh bangunan di Desa Tanjungsari. Pada Sabtu malam sebelum kejadian, korban sempat mengeluh sakit.
“Korban sempat mengeluh sakit, bahkan saat hendak minum obat, ia mengalami kesulitan menelan,” terang Iptu Teguh.
Sementara itu, keterangan dari rekan korban yang masih memiliki hubungan keluarga menyebutkan bahwa Carto memang telah lama menderita penyakit jantung dan rutin menjalani pengobatan di RSUD Kajen.
Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan prosedur penanganan sesuai standar untuk memastikan tidak ada unsur lain dalam kejadian tersebut.
Atas peristiwa ini, pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan tidak menghendaki dilakukan autopsi.
Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sebagaimana mestinya.