Pemuda Sembungjambu Suarakan Aspirasi, Audiensi dengan Pemdes Berlangsung Kondusif di Balai Desa

Kriminal & Hukum 15 Apr 2026 08:49 3 min read 11 views By Andy Dayak
Pemuda Sembungjambu Suarakan Aspirasi, Audiensi dengan Pemdes Berlangsung Kondusif di Balai Desa
Soroti transparansi anggaran hingga program PTSL, dialog terbuka antara pemuda dan pemerintah desa dikawal ketat aparat demi menjaga kondusivitas wilayah

PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id – Upaya membangun komunikasi terbuka antara generasi muda dan pemerintah desa kembali ditunjukkan melalui kegiatan audiensi yang digelar di Balai Desa Sembungjambu, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Selasa (14/4/2026) siang.

 

Audiensi yang diinisiasi oleh Pemuda Desa Sembungjambu Bersatu ini menjadi wadah penyampaian aspirasi sekaligus klarifikasi terhadap sejumlah program dan kebijakan desa yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran aparat keamanan dan pemerintahan, di antaranya Kabag Ops Polres Pekalongan Kompol M. Farid Amirullah, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP Adam Teguh Arisianto, S.H., Kasat Samapta AKP Suhadi, S.H., Kapolsek Bojong AKP Wastono, S.H., Camat Bojong Farid Abdul Khakim, S.TTP., M.M., Danramil Bojong Kapten Arh Wiyoto, Kepala Desa Sembungjambu Carimun, perangkat desa, serta 16 perwakilan pemuda.

 

Dalam forum tersebut, para pemuda menyampaikan sejumlah isu strategis yang mencerminkan kepedulian terhadap pembangunan desa. Mulai dari kondisi infrastruktur jalan, transparansi penggunaan anggaran desa, hingga pelaksanaan program yang tertuang dalam dokumen perencanaan seperti RPJMDes dan RKPDes.

 

Tak hanya itu, evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan desa dalam kurun waktu 2019 hingga 2025 juga menjadi sorotan. Pemuda menilai penting adanya keterbukaan informasi agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana program berjalan dan manfaat yang telah dirasakan.

 

Pertanyaan juga mengemuka terkait rencana kerja pemerintah desa tahun 2026, pengelolaan dan pemasukan dari aset desa, hingga mekanisme kepengurusan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Selain itu, data penerima bantuan sosial serta peran dan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) turut menjadi bahan diskusi dalam audiensi tersebut.

 

Dari sepuluh poin yang diajukan, sebagian besar telah mendapatkan penjelasan langsung dari pihak pemerintah desa. Meski demikian, terdapat satu isu yang masih memerlukan pendalaman lebih lanjut, yakni terkait program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

 

Dalam hal ini, warga mempertanyakan adanya dugaan biaya tambahan di luar ketentuan resmi per titik sebagaimana diatur dalam SKB 3 Menteri. Menanggapi hal tersebut, panitia PTSL menyatakan akan melakukan rapat internal guna memberikan penjelasan yang lebih komprehensif. Pertemuan lanjutan pun direncanakan dalam waktu dekat.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan kondusif di bawah pengamanan ketat dari Polres Pekalongan yang menerjunkan sebanyak 106 personel.

 

Kabag Ops Polres Pekalongan, Kompol M. Farid Amirullah, menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian bertujuan untuk memastikan jalannya kegiatan tetap aman serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh peserta.

 

“Kami hadir untuk memastikan audiensi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kami juga mengapresiasi langkah dialogis antara pemuda dan pemerintah desa sebagai bentuk komunikasi yang positif dalam menjaga stabilitas wilayah,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, pendekatan dialog menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pihak kepolisian akan terus mengawal setiap dinamika yang berkembang agar tetap berada dalam koridor hukum dan mengedepankan musyawarah.

 

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemuda dan pemerintah desa, sehingga pembangunan di Desa Sembungjambu dapat berjalan lebih transparan, partisipatif, dan berkelanjutan.

Chat with us on WhatsApp