Motor Hilang Saat Cari Durian, Tiga Anak Malah “Nyasar” ke Polsek Paninggaran

Kriminal & Hukum 26 Sep 2026 07:54 • 4 min read • 11 views • By Andy Dayak

Share berita ini

Motor Hilang Saat Cari Durian, Tiga Anak Malah “Nyasar” ke Polsek Paninggaran
Tiga anak diamankan warga setelah diduga berkaitan dengan kasus pencurian sepeda motor di Paninggaran. Polisi masih mendalami keterangan mereka, sementara motor korban akhirnya berhasil ditemukan.

PEKALONGAN – Rabu pagi, 23 September 2026, Yusuf (36) berangkat ke kebun durian bersama dua rekannya.

Misinya sederhana: mencari durian.

Tidak ada yang menyangka, kegiatan mencari buah berduri itu justru berkembang menjadi cerita tentang sepeda motor yang ikut “mencari jalan sendiri”.

Yusuf memarkir sepeda motornya di pinggir Jalan Raya Sawangan, Kecamatan Paninggaran. Masalahnya, sepeda motor tersebut disebut tidak dikunci setang.

Setelah selesai memetik durian, Yusuf kembali ke tempat parkir.

Durian ada.

Teman ada.

Tapi motor?

Tidak ada.

 

Niat Cari Durian, Pulangnya Malah Cari Motor

Yusuf tentu tidak bisa tinggal diam.

Pencarian pun dimulai.

Dari informasi warga, sepeda motor tersebut diduga dibawa dengan cara didorong menggunakan sepeda motor Yamaha Vega menuju arah Paninggaran.

Kalau biasanya orang mengejar durian, kali ini ceritanya berubah.

Yang dikejar justru motor.

Yusuf bersama teman-temannya kemudian melakukan pencarian hingga menemukan sepeda motor tersebut sedang dinaiki seorang laki-laki.

Saat diteriaki dan dikejar, laki-laki tersebut diduga meninggalkan sepeda motor yang dibawanya.

Ia kemudian melarikan diri bersama teman-temannya menggunakan sepeda motor menuju arah Kalibening.

Motor korban akhirnya berhasil diamankan kembali.

Tetapi cerita belum selesai.

 

Tiga Anak Diamankan Warga

Di tengah kejadian tersebut, warga turut mengamankan tiga anak yang disebut sebagai teman dari orang-orang yang melarikan diri.

Ketiganya kemudian diserahkan kepada Polsek Paninggaran sekitar pukul 13.30 WIB untuk dimintai keterangan.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf melalui Kasubsi Penmas Sihumas Iptu Suwarti mengatakan polisi masih melakukan pendalaman.

“Polsek Paninggaran telah menerima tiga anak yang diamankan warga. Saat ini kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan mereka dalam peristiwa tersebut,” kata Iptu Suwarti saat dikonfirmasi, Kamis, 24 September 2026.

Jadi, untuk sementara:

Diamankan? Iya.

Diperiksa? Iya.

Sudah terbukti mencuri? Belum.

Perkara masih dalam tahap pendalaman.

 

Ada Nama Gudel, Oing, dan Unyil

Dari pemeriksaan awal, polisi memperoleh keterangan mengenai tiga orang lain yang disebut diduga terlibat dalam pencurian.

Nama yang muncul bukan nama lengkap.

Melainkan alias:

Gudel.

Oing.

Unyil.

Ketiganya disebut melarikan diri.

Polisi masih menelusuri keberadaan mereka.

Kalau cerita ini seperti film, tiga nama tersebut sementara masih berstatus “pemeran yang sedang dicari.”

Tentu saja, itu hanya gaya parodi.

Dalam proses hukum sebenarnya, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan siapa yang terlibat dan bagaimana perannya.

 

Dua Lokasi, Dua Motor, Satu Masalah

Keterangan awal yang diperoleh polisi juga mengarah pada dugaan pencurian di dua lokasi berbeda.

Pertama, wilayah Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara.

Kedua, pinggir jalan Desa Sawangan, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.

Di Kalibening, sebuah Yamaha Vega disebut diduga diambil.

Sementara di Sawangan, dugaan pencurian Honda Supra X disebut gagal setelah diketahui korban.

Artinya, dalam cerita ini ada motor yang hilang, motor yang berhasil ditemukan, dan ada pula dugaan pencurian lain yang masih harus dibuktikan.

 

Tiga Anak Mengaku Sedang Tidur

Bagian ini mungkin terdengar seperti potongan cerita yang belum selesai.

Menurut keterangan awal yang diperoleh polisi, tiga anak yang diamankan warga mengaku sedang tidur ketika dugaan pencurian berlangsung.

Apakah benar sedang tidur?

Apakah mengetahui sesuatu?

Atau hanya kebetulan berada dalam lingkaran pertemanan dengan orang yang diduga terlibat?

Nah, bagian inilah yang sekarang sedang dicari jawabannya oleh polisi.

Sebab dalam perkara hukum, “katanya tidur” tetap harus diperiksa, bukan langsung diberi stempel benar atau salah.

 

Kerugian Sekitar Rp3 Juta

Akibat peristiwa tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp3 juta.

Untungnya, sepeda motor korban berhasil ditemukan kembali.

Jadi untuk sementara, motor sudah pulang.

Tetapi siapa yang membawa?

Siapa yang mendorong?

Siapa yang mengetahui?

Dan siapa yang sebenarnya tidak tahu apa-apa?

Itulah pekerjaan rumah polisi.

 

Orang Tua Dipanggil, Bukan Langsung Dihakimi

Karena yang diamankan merupakan anak-anak, polisi tidak hanya memanggil penyidik dan saksi.

Orang tua atau wali juga akan dipanggil.

Polsek Paninggaran berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pekalongan untuk menindaklanjuti perkara tersebut.

Iptu Suwarti mengatakan polisi akan mendalami hubungan pertemanan ketiga anak tersebut dengan pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Kami akan mendalami keterangan ketiga anak tersebut, termasuk hubungan pertemanan mereka dengan pihak-pihak yang diduga terlibat. Kami juga akan berkoordinasi dengan orang tua atau wali sebelum menentukan langkah selanjutnya,” jelasnya.

Jika hasil pendalaman menunjukkan ketiganya tidak terlibat, polisi berencana mengembalikan mereka kepada orang tua atau wali untuk mendapatkan pembinaan.

Polisi juga menegaskan bahwa penanganan terhadap anak harus memperhatikan ketentuan yang berlaku dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.

 

Motor Sudah Ditemukan, Misteri Belum

Cerita bermula dari kebun durian.

Kemudian motor hilang.

Warga mengejar.

Motor ditemukan.

Tiga anak diamankan.

Nama Gudel, Oing, dan Unyil muncul.

Polisi kemudian bergerak mencari jawaban.

Namun hingga kini, belum semua pertanyaan mendapatkan jawaban.

Yang pasti, polisi masih mendalami perkara dan menelusuri keberadaan orang-orang yang disebut dalam keterangan awal sebagai pihak yang diduga melakukan pencurian.

Jadi untuk sementara, kisahnya belum selesai.

Durian sudah selesai dipetik.

Motor sudah ditemukan.

Tetapi misteri siapa berbuat apa masih menunggu hasil penyelidikan polisi.

Ad
Iklan media
Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles