Kerbau Lepas Mengamuk di Karangdadap, Aksi Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Tanpa Korban

Kriminal & Hukum 05 Apr 2026 09:11 3 min read 18 views By Andy Dayak
Kerbau Lepas Mengamuk di Karangdadap, Aksi Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Tanpa Korban
Sempat Hilang Dua Hari, Kerbau Jantan Muncul di Perkebunan Dukuh Miren dalam Kondisi Stres dan Meresahkan Warga

PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id — Ketenangan warga Dukuh Miren, Desa Pagumenganmas, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, mendadak terusik setelah seekor kerbau jantan lepas dan mengamuk di area perkebunan warga, Sabtu (4/4/2026) pagi. Hewan ternak berukuran besar tersebut diketahui telah hilang selama dua hari sebelum akhirnya muncul kembali dalam kondisi stres.

 

Peristiwa tersebut sontak membuat warga sekitar panik. Kekhawatiran muncul lantaran kerbau yang mengamuk berpotensi masuk ke permukiman dan membahayakan keselamatan warga. Sejumlah warga pun segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

 

Petugas dari Polsek Karangdadap yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Dengan sigap, aparat kepolisian dibantu warga setempat melakukan upaya evakuasi dan pengendalian hewan tersebut.

 

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Karangdadap AKP Sumiyanto, S.H menyampaikan bahwa situasi berhasil dikendalikan berkat sinergi yang baik antara aparat dan masyarakat.

 

“Begitu menerima laporan dari Kepala Desa Pagumenganmas, kami bersama anggota langsung menuju Dukuh Miren untuk melakukan penanganan. Alhamdulillah, berkat kerja sama yang solid antara Polri dan warga, kerbau berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil,” ujar Kapolsek saat dikonfirmasi, Sabtu siang.

 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula pada Kamis (2/4/2026) sore. Saat itu, seorang penggembala bernama Waryat (70) tengah memandikan dua ekor kerbau milik Sarip (68) di aliran Sungai Kupang, yang menjadi batas wilayah Kecamatan Karangdadap dan Warungasem.

 

Namun secara tiba-tiba, kedua kerbau tersebut meronta dan melarikan diri ke arah yang berbeda. Satu ekor kerbau berhasil ditemukan dan diamankan di wilayah Desa Masin, Kabupaten Batang. Sementara satu ekor lainnya menghilang setelah menyeberangi sungai menuju arah Desa Pangkah, Karangdadap.

 

Selama dua hari pencarian, kerbau tersebut tak kunjung ditemukan hingga akhirnya muncul di area perkebunan Dukuh Miren dalam kondisi agresif. Warga yang melihat kejadian itu segera mengambil langkah cepat dengan melapor ke pihak berwenang.

 

Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis. Kerbau jantan tersebut terus berlari di area perkebunan yang rimbun, sehingga menyulitkan proses penangkapan. Petugas bersama warga kemudian menggunakan tali pengikat serta teknik penggiringan secara perlahan untuk menenangkan hewan tersebut.

 

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Setelah hampir satu jam berjibaku di lapangan, kerbau berhasil dikendalikan tanpa insiden berarti. Hewan ternak tersebut kemudian diserahkan kembali kepada pemiliknya dalam kondisi selamat dan sehat.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para peternak untuk lebih berhati-hati dalam mengawasi hewan ternaknya, terutama saat berada di area terbuka seperti sungai atau ladang. Selain itu, respons cepat aparat dan partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah potensi bahaya yang lebih besar.

Recent Articles

Chat with us on WhatsApp