Jalan Songgodadi–Curug Muncar Kembali Normal Usai Longsor, Polisi dan Warga Gotong Royong Bersihkan Material

Kriminal & Hukum 07 Apr 2026 08:29 3 min read 4 views By Andy Dayak
Jalan Songgodadi–Curug Muncar Kembali Normal Usai Longsor, Polisi dan Warga Gotong Royong Bersihkan Material
Sinergi cepat Polsek Petungkriyono dan masyarakat pulihkan akses vital antar desa, meski longsor terjadi saat cuaca cerah

Pekalongan | rakyatcerdas.my.id — Akses jalan penghubung antara Desa Songgodadi dan Desa Curug Muncar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, yang sempat terganggu akibat longsor kecil, kini telah kembali normal. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/4/2026) siang dan langsung ditangani melalui kerja bakti gabungan antara aparat kepolisian dan warga setempat.

 

Kegiatan pembersihan material longsor dipimpin oleh anggota Polsek Petungkriyono, Aipda Tarmanto, yang bersama warga dari dua desa terdampak bahu-membahu menyingkirkan tanah dan material lain yang menutup sebagian badan jalan. Aksi gotong royong ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan, mengingat jalur tersebut merupakan akses penting bagi mobilitas masyarakat sehari-hari.

 

Longsor diketahui tidak hanya membawa material tanah, tetapi juga menyebabkan sebuah pohon pinus milik Perhutani tumbang dan melintang di tengah jalan. Kondisi ini sempat menghambat kendaraan yang melintas, baik roda dua maupun roda empat. Menariknya, kejadian longsor tersebut berlangsung saat kondisi cuaca sedang cerah, tanpa hujan, dengan intensitas sinar matahari yang cukup terik.

 

Fenomena ini menjadi perhatian tersendiri, mengingat longsor umumnya terjadi saat curah hujan tinggi. Dugaan sementara, struktur tanah yang labil di kawasan perbukitan Petungkriyono menjadi salah satu faktor pemicu, meskipun tidak disertai hujan.

 

Setelah proses pembersihan yang dilakukan secara manual dan penuh kehati-hatian, akses jalan berhasil dibuka kembali. Arus lalu lintas pun kini telah kembali lancar dan dapat dilalui kendaraan seperti biasa. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut.

 

Kapolsek Petungkriyono, Iptu Eko Widiyanto, menyampaikan apresiasi atas respon cepat dan partisipasi aktif masyarakat dalam menangani kejadian tersebut. Menurutnya, sinergi antara aparat dan warga menjadi kunci utama dalam percepatan penanganan situasi darurat di lapangan.

 

“Kerja sama antara anggota Polsek dan warga sangat membantu percepatan penanganan longsor ini. Alhamdulillah, akses jalan sudah kembali normal dan dapat digunakan oleh masyarakat. Kami juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam, meskipun cuaca terlihat cerah,” ungkapnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor seperti kawasan perbukitan Petungkriyono. Perubahan kondisi tanah yang tidak selalu dipengaruhi oleh hujan menjadi faktor yang perlu diantisipasi bersama.

 

Peristiwa ini sekaligus menjadi cerminan kuatnya nilai gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat pedesaan. Tanpa menunggu waktu lama, warga bersama aparat langsung bergerak cepat demi memastikan akses vital antar desa tetap terjaga.

 

Dengan kembalinya fungsi jalan tersebut, aktivitas warga yang sempat terganggu kini dapat berjalan normal kembali. Pemerintah dan aparat setempat pun diharapkan terus meningkatkan upaya mitigasi bencana guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.

Recent Articles

Chat with us on WhatsApp