Empat Nama Mengemuka di Muscab PKB Kabupaten Pekalongan, DPP Jadi Penentu Akhir

Politik 21 Apr 2026 07:53 3 min read 20 views By Andy Dayak
Empat Nama Mengemuka di Muscab PKB Kabupaten Pekalongan, DPP Jadi Penentu Akhir
Muscab 2026 Resmi Ditutup, Peserta Usulkan Sejumlah Nama Tambahan dan Sepakati Empat Arah Politik Partai

PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id  – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pekalongan tahun 2026 berlangsung dinamis namun tetap kondusif. Dalam forum tersebut, sebanyak empat nama hasil pemetaan resmi mengemuka sebagai bakal calon ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB yang nantinya akan diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

 

Keempat nama tersebut yakni Asip Qolbihi, Abdul Munir, Hj. Hindun, dan Sumarwati. Nama-nama ini merupakan hasil penjaringan dan pemetaan internal partai yang dilakukan selama proses Muscab berlangsung.

 

Namun demikian, forum Muscab tidak menutup ruang aspirasi. Sejumlah peserta dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC), termasuk dari PAC Kandangserang, turut mengusulkan nama tambahan seperti H. Sukirman, Abdul Hamid, serta Edy Hariyanto untuk masuk dalam daftar pertimbangan, baik untuk kepengurusan Tanfidz maupun Dewan Syuro.

 

Selain itu, dalam forum juga sempat mencuat sejumlah nama lain yang diusulkan untuk kepengurusan Dewan Syuro, di antaranya KH. Mansyur, Hj. Hindun, KH. Saiful Bahri, Hj. Nandiroh, Abdurrahman, Nyai Hj. Anis Jati Hikmah, Hj. Srinatun, Hj. Mahmudah, Samsul Pakri, Abdul Azim, hingga Muhammad Nur Kholis. Nama-nama tersebut masih sebatas usulan yang akan dirumuskan lebih lanjut sebelum disampaikan ke DPP.

 

Ketua panitia Muscab, Samsul Bahri, menegaskan bahwa forum Muscab kali ini memiliki mekanisme berbeda dibanding sebelumnya. Jika pada periode lalu pemilihan ketua dilakukan secara langsung di tingkat cabang, kini kewenangan sepenuhnya berada di tangan DPP.

 

“Dalam Muscab ini kita hanya melakukan pemetaan dan mengusulkan nama-nama calon. Keputusan akhir tetap menjadi kewenangan DPP,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, Muscab 2026 juga menjadi momentum pertanggungjawaban kepengurusan periode 2021–2026 sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi agenda politik ke depan.

 

Dalam forum tersebut, peserta juga menyepakati sejumlah catatan penting untuk kemajuan PKB Kabupaten Pekalongan. Pertama, mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian kursi legislatif yang saat ini berada di angka 14 kursi dengan target naik menjadi 19 kursi pada pemilu mendatang.

 

Kedua, perbaikan manajemen partai agar lebih solid dan responsif terhadap dinamika masyarakat. Ketiga, menjalankan empat amanat utama dari Ketua Umum PKB, yakni politik kehadiran, politik pelayanan, politik keteladanan, dan politik kepemimpinan.

 

Politik kehadiran menekankan pentingnya kader PKB untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi. Politik pelayanan menggarisbawahi komitmen melayani konstituen secara maksimal. Sementara politik keteladanan menuntut kader memberi contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Adapun politik kepemimpinan diarahkan pada peningkatan kapasitas dan karakter kepemimpinan kader secara berkelanjutan.

 

Suasana penutupan Muscab berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta menyatakan komitmennya untuk menjaga marwah partai serta menjalankan hasil kesepakatan forum.

 

Dengan ditutupnya Muscab pada Senin (20/4/2026), seluruh rangkaian kegiatan resmi berakhir. DPP PKB selanjutnya akan memproses dan menentukan siapa yang akan dipercaya memimpin DPC PKB Kabupaten Pekalongan ke depan.

 

Melalui Muscab ini, diharapkan PKB Kabupaten Pekalongan semakin solid dan mampu meningkatkan perannya di tengah masyarakat, sekaligus meraih hasil lebih baik pada pemilu mendatang.

Chat with us on WhatsApp