Voltase Listrik Anjlok, Warga Mekar Agung Desak PLN Tambah Trafo

Terkini 30 May 2026 23:33 3 min read 25 views By Andy Dayak

Share berita ini

Voltase Listrik Anjlok, Warga Mekar Agung Desak PLN Tambah Trafo
Tegangan Hanya 160–180 Volt, Warga Khawatir Peralatan Elektronik Cepat Rusak

KAJEN | rakyatcerdas.my.id – Warga Perumahan Mekar Agung, Desa Kebonagung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, kembali mengeluhkan rendahnya tegangan listrik yang masuk ke rumah-rumah mereka. Hingga Sabtu (30/5/2026), masalah tersebut disebut masih terjadi dan dirasakan hampir merata oleh warga di lingkungan setempat.

 

Keluhan ini bermula ketika salah seorang warga melaporkan kondisi tersebut melalui layanan PLN 123 dan aplikasi PLN Mobile pada 21 Mei 2026. Laporan tersebut langsung mendapat respons cepat dari petugas PLN yang turun ke lokasi pada malam hari untuk melakukan pengecekan jaringan dan pengukuran tegangan listrik di sejumlah rumah warga.

 

Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan tegangan listrik yang diterima warga berada pada kisaran 160 hingga 180 volt, jauh di bawah tegangan normal yang seharusnya diterima pelanggan rumah tangga. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi mengganggu kinerja bahkan mempercepat kerusakan berbagai peralatan elektronik.

 

Ketua RT 02 RW 08 Perumahan Mekar Agung yang mewakili aspirasi warga mengatakan, persoalan tersebut hingga kini belum terselesaikan secara tuntas. Menurutnya, masyarakat masih merasakan penurunan daya listrik yang berdampak pada aktivitas sehari-hari.

 

"Keluhan ini dirasakan hampir di setiap rumah. Warga berharap ada solusi nyata karena kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan sangat mengganggu," ujarnya.

 

Dalam percakapan grup WhatsApp warga, salah seorang warga menyampaikan bahwa petugas PLN yang melakukan pengecekan menemukan tegangan listrik di setiap rumah hanya berkisar 160–180 volt.

 

"Setelah saya lapor ke PLN melalui 123 dan PLN Mobile, petugas langsung turun ke lapangan malam itu juga dan didapati setiap rumah tegangan 160V sampai 180V. Ini sangat berbahaya terhadap peralatan listrik seperti AC, kulkas, pompa air, terutama perangkat inverter yang berpotensi lebih cepat rusak," tulisnya.

 

Warga juga mengungkapkan informasi yang disampaikan petugas PLN saat pengecekan. Menurut keterangan tersebut, wilayah Perumahan Mekar Agung dinilai membutuhkan penambahan gardu atau trafo baru karena jarak dengan trafo eksisting dinilai terlalu jauh dari kawasan permukiman warga.

 

"Informasi dari petugas PLN malam itu, wilayah kami membutuhkan tambahan trafo baru karena trafo yang ada saat ini terlalu jauh dari kawasan PMI dan Perumahan Mekar Agung," lanjutnya.

 

Atas dasar itu, warga berharap PLN segera merealisasikan penambahan trafo maupun langkah teknis lain yang diperlukan guna meningkatkan kualitas pasokan listrik di wilayah tersebut. Mereka menilai listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting, terlebih di tengah tingginya penggunaan peralatan elektronik rumah tangga.

 

Warga juga mengaku telah kembali menyampaikan tindak lanjut laporan kepada PLN pada pagi hari setelah pemeriksaan dilakukan. Mereka berharap proses penanganan dapat dipercepat agar masyarakat tidak terus-menerus dirugikan akibat rendahnya tegangan listrik.

 

Selain itu, warga mengajak masyarakat yang mengalami masalah serupa untuk turut melaporkan kondisi tersebut melalui layanan resmi PLN. Semakin banyak laporan yang masuk, diharapkan penanganan dan realisasi peningkatan infrastruktur kelistrikan dapat menjadi prioritas.

 

Hingga berita ini diturunkan, warga Perumahan Mekar Agung masih menunggu tindak lanjut dari pihak PLN terkait rencana penambahan trafo maupun solusi permanen untuk mengatasi rendahnya voltase listrik yang telah berlangsung selama beberapa waktu terakhir. Dengan kondisi tegangan yang jauh di bawah standar, warga berharap langkah konkret segera dilakukan demi menjaga kenyamanan dan keamanan penggunaan peralatan listrik di rumah masing-masing.

Ad
Iklan media
Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp