Tiga Remaja Diduga Hendak Tawuran di Wiradesa Digagalkan Warga, Senjata Tajam Diamankan
Pekalongan | rakyatcerdas.my.id – Upaya tawuran yang diduga akan dilakukan sekelompok remaja di wilayah Kecamatan Wiradesa berhasil digagalkan oleh warga setempat pada Kamis (04/06/2026). Tiga remaja diamankan warga dan kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Ketiga remaja tersebut masing-masing berinisial AF (16) warga Desa Dringo Kecamatan Wonotunggal, MA (14) warga Bumirejo Kecamatan Tirto, serta MB (16) warga Kota Pekalongan. Dari hasil pemeriksaan awal, mereka diduga tergabung dalam kelompok bernama “PGM” (Pangeran Gading Mas) yang terlibat tantangan tawuran dengan kelompok lain melalui media sosial Instagram.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf melalui Kapolsek Wiradesa Iptu Maman Sugiarto menjelaskan bahwa komunikasi antar kelompok tersebut diduga mengarah pada rencana pertemuan di wilayah Karangdadap untuk melakukan aksi tawuran.
“Berdasarkan pemeriksaan sementara, mereka berkomunikasi dan saling menantang melalui media sosial. Rencana pertemuan sudah ditentukan untuk aksi tawuran,” ungkapnya.
Peristiwa ini terungkap saat rombongan remaja tersebut melintas di sekitar Pasar Wiradesa. Warga yang curiga melihat salah satu remaja membawa senjata tajam kemudian melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankan tiga orang, sementara tiga lainnya melarikan diri.
Dari hasil pendalaman, senjata tajam tersebut diketahui milik salah satu remaja berinisial AF. Sementara tiga remaja lain yang melarikan diri masih dalam pendataan pihak kepolisian.
Meski sempat mengarah pada potensi konflik, seluruh remaja yang diamankan dipastikan masih berstatus anak di bawah umur. Oleh karena itu, penanganan dilakukan dengan mengedepankan prinsip perlindungan anak serta mekanisme diversi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Pihak kepolisian menyatakan akan melakukan pembinaan serta melibatkan orang tua agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Aparat juga mengapresiasi peran masyarakat yang sigap membantu mencegah terjadinya bentrokan.
Kapolsek Wiradesa turut mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama dalam penggunaan media sosial yang kerap menjadi pemicu konflik antar kelompok remaja.
Saat ini ketiga remaja tersebut telah didata dan akan dikembalikan kepada orang tua masing-masing untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut di lingkungan keluarga.
Related Articles