Resmikan Kantor Baru TP PKK, Galuh Sukirman: Kini Koordinasi Program Pemberdayaan Masyarakat Lebih Terarah
PEKALONGAN || RAKYATCERDAS.MY.ID – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pekalongan akhirnya memiliki kantor baru yang akan menjadi pusat koordinasi berbagai program pemberdayaan keluarga dan masyarakat. Peresmian gedung tersebut menjadi penanda berakhirnya masa panjang tanpa sekretariat tetap yang dialami organisasi itu sejak terjadinya kebakaran Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan pada tahun 2024.
Peresmian kantor baru TP PKK Kabupaten Pekalongan berlangsung dalam suasana penuh syukur dan dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Hadir mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Kholid, S.IP., M.M., yang sekaligus memberikan sambutan pada acara tersebut.
Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pekalongan Agus Dwi Nugroho, S.STP., M.A.P., Inspektur Kabupaten Pekalongan Drs. Ali Riza, M.Si., Kepala BKPSDM Kabupaten Pekalongan Ajid Suryo Pratondo, S.STP., M.Si., serta sejumlah tamu undangan dari berbagai organisasi perangkat daerah.
Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Galuh Sukirman, menjelaskan bahwa gedung yang kini digunakan bukan merupakan aset milik TP PKK, melainkan fasilitas yang dimanfaatkan sementara melalui kerja sama dan dukungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Menurutnya, keberadaan kantor baru tersebut berawal dari kondisi yang dialami TP PKK setelah kebakaran Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan pada tahun 2024. Saat itu, kantor TP PKK yang berada di lingkungan kompleks DPRD harus dialihkan penggunaannya untuk mendukung aktivitas lembaga legislatif.
"Kantor ini sebenarnya bukan menjadi hak milik kami. Ini merupakan pemanfaatan sementara gedung yang sebelumnya memiliki beberapa ruangan yang belum digunakan secara maksimal. Karena kebutuhan organisasi, kami mengajukan permohonan agar sebagian ruangan dapat digunakan sebagai kantor TP PKK Kabupaten Pekalongan," ujar Galuh.
Ia menuturkan, selama hampir dua tahun, yakni sejak tahun 2024 hingga 2025, TP PKK Kabupaten Pekalongan tidak memiliki kantor tetap. Kondisi tersebut membuat berbagai kegiatan administrasi, rapat koordinasi, hingga pelayanan organisasi harus dilakukan secara berpindah-pindah dengan memanfaatkan fasilitas milik instansi lain.
"Kami sering meminjam ruangan ketika harus melaksanakan rapat ataupun kegiatan organisasi lainnya. Tentu kondisi tersebut kurang efektif dan kurang produktif karena tidak memiliki pusat koordinasi yang tetap," katanya.
Galuh menjelaskan bahwa pada tahun 2026 terjalin kolaborasi antara TP PKK dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan. Di lingkungan gedung yang selama ini digunakan untuk kegiatan pemberdayaan perempuan dan aktivitas pendidikan, terdapat beberapa ruangan yang memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai sekretariat sementara TP PKK.
Setelah memperoleh persetujuan, dilakukan proses pemeliharaan ringan selama kurang lebih tiga bulan. Kegiatan tersebut meliputi pengecatan, penataan ruangan, serta penyesuaian fasilitas agar dapat mendukung aktivitas organisasi secara optimal.
"Alhamdulillah setelah kurang lebih tiga bulan dilakukan pemeliharaan ringan dan penataan, hari ini kantor ini bisa digunakan. Kami sangat bersyukur karena akhirnya TP PKK memiliki tempat yang jelas untuk menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat," ungkapnya.
Galuh menegaskan bahwa keberadaan kantor baru diharapkan mampu meningkatkan efektivitas koordinasi berbagai program PKK mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa. Selain itu, masyarakat juga akan lebih mudah mengakses layanan dan menjalin komunikasi dengan organisasi.
"Kami berharap masyarakat tidak lagi kebingungan ketika ingin menyampaikan laporan, surat, undangan maupun kebutuhan koordinasi lainnya. Sekarang TP PKK Kabupaten Pekalongan sudah memiliki papan nama dan alamat sekretariat yang jelas sehingga lebih mudah dijangkau," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Kholid, S.IP., M.M., yang mewakili Plt. Bupati Pekalongan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terbangunnya sinergi antarlembaga dalam menyediakan fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas TP PKK Kabupaten Pekalongan.
Menurutnya, keberadaan TP PKK memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah menjalankan berbagai program pembangunan berbasis keluarga, pemberdayaan perempuan, pendidikan karakter, kesehatan masyarakat, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga.
Ia menilai kolaborasi pemanfaatan gedung tersebut merupakan bentuk nyata semangat gotong royong dan sinergitas antarorganisasi perangkat daerah dalam mendukung keberhasilan program pembangunan daerah.
"Kami berharap keberadaan kantor baru ini dapat menjadi pusat koordinasi yang produktif bagi TP PKK Kabupaten Pekalongan. Dengan adanya sekretariat yang representatif, program-program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal, terukur, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujar Kholid.
Ia juga berharap sinergi yang telah terbangun antara TP PKK dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat terus berlanjut sehingga berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.
Dengan diresmikannya kantor baru tersebut, TP PKK Kabupaten Pekalongan kini memiliki pusat aktivitas yang lebih representatif setelah melewati masa panjang tanpa sekretariat tetap. Kehadiran kantor baru itu diharapkan mampu memperkuat koordinasi program, meningkatkan kualitas pelayanan organisasi, serta menjadi simpul kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.
Related Articles