Polres Pekalongan Siaga Penuh Kawal Aksi GEMPAR, Kapolres Tekankan Pengamanan Humanis dan Anti Arogan

Kriminal & Hukum 29 May 2026 22:51 3 min read 16 views By Andy Dayak

Share berita ini

Polres Pekalongan Siaga Penuh Kawal Aksi GEMPAR, Kapolres Tekankan Pengamanan Humanis dan Anti Arogan
Ratusan Personel Gabungan Diterjunkan di Depan Kantor Bupati Pekalongan, Massa Aksi Diimbau Sampaikan Aspirasi Secara Tertib dan Kondusif

Pekalongan | rakyatcerdas.my.id - Polres Pekalongan menggelar apel kesiapan pengamanan aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan Gerakan Masyarakat Pekalongan Raya (GEMPAR), Jumat (29/5/2026) pagi. Apel tersebut berlangsung di depan Kantor Bupati Pekalongan dan dipimpin langsung Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si.

 

Kegiatan apel pengamanan itu menjadi bagian dari langkah antisipatif aparat kepolisian guna memastikan jalannya aksi unjuk rasa berlangsung aman, tertib, dan tetap kondusif tanpa mengganggu stabilitas keamanan maupun aktivitas masyarakat umum.

 

Ratusan personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan tersebut. Selain personel dari Polres Pekalongan, pengamanan juga melibatkan unsur TNI, Satpol PP, hingga Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Kehadiran lintas instansi itu menunjukkan kesiapan pemerintah dan aparat keamanan dalam mengawal kebebasan masyarakat menyampaikan aspirasi di muka umum sesuai koridor hukum yang berlaku.

 

Dalam arahannya saat apel, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menekankan pentingnya sikap profesional dan humanis selama pelaksanaan tugas pengamanan di lapangan. Ia meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan persuasif serta menghindari tindakan yang dapat memicu ketegangan dengan peserta aksi.

 

“Hari ini kita melaksanakan pengamanan aksi penyampaian aspirasi masyarakat di wilayah hukum Polres Pekalongan. Seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan profesional, humanis dan sesuai SOP sehingga kegiatan dapat berjalan aman serta kondusif,” kata Kapolres dalam amanatnya.

 

Menurut informasi yang dihimpun, aksi yang dilakukan GEMPAR membawa sejumlah tuntutan terkait berbagai persoalan di desa-desa wilayah Kabupaten Pekalongan. Massa aksi dijadwalkan berkumpul terlebih dahulu di wilayah masing-masing sebelum bergerak menuju titik lokasi unjuk rasa.

 

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar tidak mudah terpancing provokasi dari pihak mana pun. Ia menegaskan bahwa komunikasi yang baik dengan massa aksi menjadi kunci penting dalam menjaga situasi tetap terkendali.

 

“Tim negosiator harus dikedepankan guna menjaga komunikasi yang baik dengan peserta aksi dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

 

Dalam skema pengamanan tersebut, Polres Pekalongan membagi pengamanan ke dalam beberapa ring. Pengamanan dilakukan mulai dari titik kumpul massa, jalur perlintasan rombongan aksi, hingga area kantor pemerintahan dan lokasi utama penyampaian aspirasi.

 

Sementara itu, personel lalu lintas juga disiagakan untuk mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi kegiatan. Langkah ini dilakukan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar dan tidak terjadi kepadatan kendaraan selama aksi berlangsung.

 

Kapolres menambahkan seluruh personel diminta tetap siaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dan situasi benar-benar dinyatakan aman serta kondusif.

 

“Laksanakan pengamanan sesuai prosedur, hindari tindakan arogan dan jaga sikap saat berhadapan dengan massa aksi,” tegasnya.

 

Langkah pengamanan yang dilakukan Polres Pekalongan tersebut mendapat perhatian masyarakat karena dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara hak demokrasi warga untuk menyampaikan pendapat dan kewajiban negara dalam menjaga ketertiban umum.

 

Dengan pengamanan berlapis dan pendekatan humanis yang dikedepankan, diharapkan aksi penyampaian aspirasi oleh GEMPAR dapat berlangsung damai tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun gesekan di lapangan.

 

Reporter : rakyatcerdas.my.id

Ad
Iklan media
Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp