May Day 2026 di Pekalongan Diisi Aksi Hijau, Ribuan Mangrove Ditanam di Pantai Kisik

Kriminal & Hukum 02 May 2026 11:14 2 min read 6 views By Andy Dayak
May Day 2026 di Pekalongan Diisi Aksi Hijau, Ribuan Mangrove Ditanam di Pantai Kisik
Kolaborasi Polri, pemerintah daerah, dan serikat pekerja wujudkan peringatan Hari Buruh yang produktif dan berdampak lingkungan

Pekalongan | rakyatcerdas.my.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026 di Kabupaten Pekalongan diwarnai dengan kegiatan berbeda. Tidak diisi dengan aksi demonstrasi, ratusan peserta justru melakukan aksi penanaman mangrove di kawasan Wisata Pantai Kisik, Kecamatan Wonokerto, Jumat (1/5/2026) pagi.

 

Kegiatan ini mengusung tema pelestarian lingkungan dan menjadi simbol sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, serta elemen buruh dalam menjaga ekosistem pesisir.

 

Sejumlah pejabat dan perwakilan lintas instansi hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kabag Log Polres Pekalongan Kompol Kalung Muktiana, S.Sos., M.M., Kabag SDM Polres Pekalongan Kompol Guntur Tri Harjani, S.H., Plt Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Khaeron, serta Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Widodo. Selain itu, tampak pula Kabid Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Pratomo, Kapolsek Wiradesa Iptu Maman Sugiarto, Plt Camat Wonokerto Siswanto, Danpos AL Wonokerto Lettu Ahmad Saefudin, Ketua HNSI Kabupaten Pekalongan Effendi, Ketua Bumdes Mitra Mina Wonokerto Krisandi, serta perwakilan serikat pekerja dari SPN dan SPSI.

 

Dalam amanatnya sebagai pembina apel, Kompol Kalung Muktiana menyampaikan bahwa peringatan May Day tahun ini menjadi momentum istimewa karena diisi dengan kegiatan yang memberikan dampak langsung bagi lingkungan.

 

Menurutnya, Hari Buruh tidak harus selalu identik dengan aksi turun ke jalan. Lebih dari itu, momentum tersebut dapat dimaknai melalui kegiatan positif yang membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

 

“Penanaman mangrove ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan. Mangrove berfungsi sebagai benteng alami untuk melindungi pantai dari abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui pendekatan yang humanis dan edukatif. Dengan melibatkan berbagai elemen, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara aparat, pemerintah, dan kalangan buruh.

 

Selain memperkuat sinergi, kegiatan ini juga menanamkan kesadaran kolektif kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Para peserta tidak hanya diajak menanam, tetapi juga diimbau untuk turut merawat mangrove agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat jangka panjang.

 

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman sebanyak 1.000 bibit mangrove di sekitar kawasan Pantai Wisata Kisik Wonokerto. Aksi ini diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam mencegah abrasi serta menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir di wilayah Kabupaten Pekalongan.

 

Melalui kegiatan ini, semangat May Day 2026 di Pekalongan pun terasa lebih bermakna—tidak hanya sebagai peringatan perjuangan buruh, tetapi juga sebagai gerakan bersama untuk menjaga bumi demi generasi mendatang.

Recent Articles

Chat with us on WhatsApp