BGN Diguncang Krisis Kepemimpinan, Eks Kepala Dadan Hindayana Dikabarkan Dijemput Kejagung Usai Dicopot Presiden

Kriminal & Hukum 04 Jun 2026 07:24 3 min read 16 views By Redaksi

Share berita ini

BGN Diguncang Krisis Kepemimpinan, Eks Kepala Dadan Hindayana Dikabarkan Dijemput Kejagung Usai Dicopot Presiden
Penggeledahan kantor pusat BGN, penghentian sementara aktivitas pelayanan, dan kabar penjemputan mantan pimpinan memicu sorotan publik terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.

JAKARTA | RAKYATCERDAS.MY.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menjadi sorotan nasional setelah rangkaian peristiwa yang berlangsung cepat dalam dua hari terakhir memicu perhatian luas masyarakat. Setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pucuk pimpinan BGN pada Selasa (2/6/2026), perkembangan terbaru pada Rabu (3/6/2026) mengarah pada proses hukum yang sedang ditangani Kejaksaan Agung.

 

Berdasarkan sejumlah laporan media, mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, dikabarkan dijemput oleh tim Kejaksaan Agung pada Rabu dini hari. Selain itu, dua mantan pejabat tinggi BGN lainnya juga disebut ikut menjadi bagian dari proses pemeriksaan yang tengah berlangsung. Namun demikian, hingga siang hari, pihak Kejaksaan Agung belum memberikan penjelasan resmi secara lengkap mengenai status hukum maupun rincian perkara yang sedang ditangani.

 

Situasi di kantor pusat BGN di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, juga terpantau tidak normal. Aktivitas perkantoran dilaporkan mengalami gangguan setelah penyidik melakukan penggeledahan sejak dini hari. Sejumlah pegawai yang datang untuk bekerja dikabarkan belum dapat memasuki area kantor karena proses sterilisasi dan pemeriksaan masih berlangsung. Pengamanan di lokasi juga diperketat oleh aparat keamanan.

 

Peristiwa ini terjadi tidak lama setelah Presiden Prabowo melakukan perombakan kepemimpinan BGN. Dadan Hindayana resmi digantikan oleh Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Pemerintah menyebut pergantian tersebut merupakan bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas nasional yang menyasar peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

 

Sejumlah laporan media juga mengaitkan pergantian pimpinan tersebut dengan dugaan persoalan tata kelola dalam pelaksanaan program MBG, termasuk isu mengenai pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun seluruh dugaan tersebut masih berada dalam proses penyelidikan dan belum memperoleh putusan hukum yang berkekuatan tetap. Karena itu, asas praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan hingga proses hukum selesai dilakukan.

 

Di tengah berkembangnya berbagai spekulasi di media sosial, banyak pihak menilai langkah cepat pemerintah dan aparat penegak hukum menunjukkan adanya komitmen untuk menjaga integritas program-program strategis nasional. Program MBG sendiri memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan dan kualitas sumber daya manusia Indonesia sehingga pengelolaannya dituntut berjalan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan.

 

Publik kini menantikan keterangan resmi dari Kejaksaan Agung terkait hasil penggeledahan, status para pihak yang diperiksa, serta arah penanganan perkara yang sedang berlangsung. Kejelasan informasi dinilai penting agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap upaya penegakan hukum dan pengawasan penggunaan anggaran negara.

 

Perkembangan kasus ini diperkirakan masih akan terus bergulir dalam beberapa hari ke depan seiring proses penyidikan yang dilakukan aparat penegak hukum.

Ad
Iklan media
Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp