AWON FC Juara Bhayangkara Cup 2026, Taklukkan Pandawa Lima Lewat Drama Adu Penalti di Final Bergengsi

Olahraga 01 Aug 2026 23:17 4 min read 5 views By Andy Dayak

Share berita ini

AWON FC Juara Bhayangkara Cup 2026, Taklukkan Pandawa Lima Lewat Drama Adu Penalti di Final Bergengsi
Laga puncak yang disaksikan ribuan penonton berlangsung sengit hingga babak adu penalti. Turnamen selama satu bulan ditutup dengan sukses, mempertegas komitmen Polres Pekalongan dalam membangun olahraga yang sportif, aman, dan kondusif.

PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id – Open Turnamen Bhayangkara Cup Tahun 2026 resmi berakhir setelah menyuguhkan partai final yang berlangsung dramatis di Stadion Widya Manggala Krida, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jumat (31/7/2026) sore. Kesebelasan AWON FC Wonoyoso berhasil keluar sebagai kampiun usai menundukkan Pandawa Lima FC Kedungwuni melalui babak adu penalti dengan skor 7-6, setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol selama waktu normal.

 

Partai puncak turnamen sepak bola bergengsi tingkat Kabupaten Pekalongan tersebut berlangsung dalam atmosfer yang semarak. Sekitar 3.000 penonton memadati stadion untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaannya. Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi bukti bahwa sepak bola masih menjadi olahraga pemersatu yang mampu menghadirkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

 

Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua kesebelasan langsung memperagakan permainan terbuka. AWON FC dan Pandawa Lima FC sama-sama menerapkan pola menyerang dengan tempo pertandingan yang cukup tinggi. Sejumlah peluang emas berhasil diciptakan silih berganti, namun kokohnya pertahanan serta penampilan gemilang para penjaga gawang membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga waktu normal berakhir.

 

Kebuntuan sepanjang 90 menit pertandingan memaksa penentuan juara dilakukan melalui babak adu penalti. Pada momen yang penuh tekanan tersebut, para algojo AWON FC tampil lebih tenang dan mampu menuntaskan tugasnya dengan baik. Drama tos-tosan pun berakhir dengan kemenangan AWON FC 7-6 atas Pandawa Lima FC, sekaligus memastikan tim asal Wonoyoso itu menyandang gelar juara Open Turnamen Bhayangkara Cup Tahun 2026.

 

Keberhasilan AWON FC disambut sukacita para pemain, ofisial, dan suporter yang memenuhi stadion. Sementara itu, Pandawa Lima FC tetap menunjukkan sportivitas tinggi dengan memberikan penghormatan kepada lawannya setelah pertandingan usai.

 

Partai final turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh olahraga, di antaranya Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., Wakapolres Pekalongan Kompol M. Farid Amirullah, S.H., M.H., Pabung Kodim 0710 Pekalongan Mayor Cpl. Yulian Cahyono, jajaran Pejabat Utama Polres Pekalongan, Plt. Dinporapar Kabupaten Pekalongan Drs. Mores Irson Ubela A.P., Ketua ASKAB PSSI Kabupaten Pekalongan Andi Susanto, Ketua KONI Kabupaten Pekalongan Suryono, serta Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Toni Aji Kurniawan, S.H., M.H.

 

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan dukungan lintas sektor terhadap pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, sebagai salah satu instrumen pembangunan karakter generasi muda sekaligus penguat persatuan masyarakat.

 

Open Turnamen Bhayangkara Cup 2026 sendiri berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026. Selama pelaksanaan turnamen, seluruh pertandingan berjalan lancar dengan pengamanan yang dilakukan secara maksimal oleh Polres Pekalongan bersama unsur terkait. Situasi keamanan yang tetap kondusif menjadi salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan kompetisi tersebut.

 

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan turnamen, mulai dari panitia pelaksana, peserta, suporter, stakeholder, hingga personel pengamanan yang bertugas selama kompetisi berlangsung.

 

"Kami mengucapkan selamat kepada AWON FC yang berhasil menjadi juara Open Turnamen Bhayangkara Cup 2026. Terima kasih kepada seluruh tim peserta, panitia, stakeholder, serta masyarakat yang telah menjaga sportivitas dan keamanan selama turnamen berlangsung. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif. Semoga turnamen ini menjadi wadah pembinaan atlet sepak bola sekaligus mempererat silaturahmi dan persatuan masyarakat Kabupaten Pekalongan," ujar Kapolres.

 

Berdasarkan hasil akhir kompetisi, AWON FC Wonoyoso berhasil meraih gelar juara pertama. Posisi runner-up ditempati Pandawa Lima FC Kedungwuni, sedangkan Persaga FC dan Regen FC berbagi posisi sebagai juara ketiga bersama.

 

Lebih dari sekadar ajang perebutan gelar juara, Bhayangkara Cup 2026 menjadi ruang pembinaan talenta-talenta sepak bola daerah sekaligus wahana memperkuat hubungan harmonis antara Polri, pemerintah daerah, organisasi olahraga, klub peserta, dan masyarakat. Nilai-nilai sportivitas, disiplin, persaudaraan, serta kompetisi yang sehat menjadi pesan utama yang berhasil ditanamkan sepanjang penyelenggaraan turnamen.

 

Dengan berakhirnya Open Turnamen Bhayangkara Cup Tahun 2026, harapan besar pun mengemuka agar kompetisi serupa terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan atlet usia produktif dan pengembangan prestasi sepak bola di Kabupaten Pekalongan. Di sisi lain, keberhasilan penyelenggaraan turnamen ini menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, insan olahraga, dan masyarakat mampu menghadirkan sebuah kompetisi yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga aman, tertib, dan berkualitas.

Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp