Satlantas Polres Pekalongan Kota Bagikan 107 Stiker dan 72 Brosur, Edukasi Keselamatan di Simpang Pusri
PEKALONGAN KOTA – Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas tidak hanya dilakukan melalui penindakan terhadap pelanggar, tetapi juga melalui pendekatan edukatif yang menyentuh langsung masyarakat. Langkah tersebut dilakukan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pekalongan Kota melalui kegiatan sosialisasi dan pembagian stiker serta brosur keselamatan berkendara kepada pengguna jalan di Simpang Pusri, Kota Pekalongan, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 yang difokuskan pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Personel Subsatgas Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) turun langsung menyapa para pengendara sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.
Kegiatan dipimpin Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Pekalongan Kota, Aiptu Agus Priyanto, S.H. Bersama personel lainnya, ia menyampaikan imbauan secara simpatik kepada pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara.
Satlantas Polres Pekalongan Kota Gelar Edukasi di Simpang Pusri
Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya membagikan materi edukasi, tetapi juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Para pengendara diingatkan agar senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti ketentuan berkendara, serta menjaga sikap saling menghormati ketika berada di jalan raya.
Pendekatan humanis dipilih agar pesan keselamatan dapat diterima masyarakat secara lebih mudah. Melalui komunikasi langsung, petugas berharap pengendara memahami bahwa tertib berlalu lintas bukan semata-mata karena adanya pengawasan aparat kepolisian.
Kesadaran untuk menjaga keselamatan harus tumbuh dari diri masing-masing pengguna jalan.
Simpang Pusri menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut. Melalui interaksi langsung dengan pengendara, Satlantas berupaya memperluas penyampaian pesan keselamatan kepada masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari-hari.
Bagikan 107 Stiker dan 72 Brosur Keselamatan Berkendara
Sebagai bagian dari upaya edukasi, personel Satlantas Polres Pekalongan Kota membagikan sebanyak 107 lembar stiker dan 72 lembar brosur kepada pengguna jalan.
Kedua jenis media tersebut berisi pesan-pesan keselamatan berlalu lintas yang diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas berkendara.
Pembagian stiker dan brosur merupakan salah satu metode penyampaian informasi yang dinilai dapat membantu masyarakat mengingat kembali pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.
Materi edukasi tersebut juga diharapkan tidak hanya dibaca saat kegiatan berlangsung, tetapi dapat menjadi pengingat dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan utama yang disampaikan adalah menjadikan ketertiban dan keselamatan sebagai kebutuhan setiap pengendara, bukan sekadar kewajiban untuk menghindari sanksi atau pelanggaran.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa perilaku tertib di jalan raya memiliki dampak langsung terhadap keselamatan bersama.
Operasi Patuh Candi 2026 Berlangsung hingga 8 November
Kegiatan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Operasi Patuh Candi 2026 yang saat ini masih berlangsung hingga 8 November 2026 mendatang.
Melalui operasi tersebut, Polres Pekalongan Kota terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalan raya.
Kepolisian juga mengingatkan bahwa keselamatan berkendara tidak cukup hanya mengandalkan keberadaan petugas atau pengawasan di lapangan. Kepatuhan terhadap peraturan harus menjadi bagian dari perilaku sehari-hari.
Melalui pendekatan edukasi dan sosialisasi, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu-rambu, serta menghindari perilaku berkendara yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Kesadaran Pengendara Jadi Kunci Mencegah Kecelakaan
Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Setiap pengguna jalan memiliki peran penting dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib.
Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, penggunaan helm berstandar bagi pengendara sepeda motor, penggunaan sabuk pengaman bagi pengemudi dan penumpang mobil, serta menjaga kecepatan kendaraan sesuai ketentuan merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan.
Selain itu, sikap saling menghormati dan memberikan ruang kepada pengguna jalan lainnya juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya berlalu lintas yang baik.
Kesadaran tersebut perlu terus ditanamkan agar masyarakat tidak menganggap aturan lalu lintas sebagai sesuatu yang membatasi aktivitas, melainkan sebagai pedoman untuk melindungi keselamatan bersama.
Melalui kegiatan sosialisasi di Simpang Pusri, Satlantas Polres Pekalongan Kota berharap pesan-pesan keselamatan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan diterapkan secara konsisten.
Pendekatan Humanis Diharapkan Membentuk Budaya Tertib Berlalu Lintas
Edukasi yang dilakukan secara langsung kepada masyarakat diharapkan memberikan dampak lebih luas dibandingkan sekadar penyampaian imbauan sesaat.
Pendekatan humanis menjadi salah satu cara untuk membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan pemahaman bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan kepentingan bersama.
Operasi Patuh Candi 2026 pun diharapkan tidak hanya meningkatkan kepatuhan masyarakat selama masa operasi berlangsung, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan positif dalam berkendara.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di Kota Pekalongan.
Melalui pembagian 107 stiker dan 72 brosur serta penyampaian imbauan secara simpatik, Satlantas Polres Pekalongan Kota berharap kesadaran keselamatan semakin tumbuh di tengah masyarakat.
Pada akhirnya, keberhasilan menciptakan lalu lintas yang tertib tidak hanya diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melindungi diri sendiri dan menghormati keselamatan sesama pengguna jalan.
Related Articles