Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pekalongan Gelar Bakti Religi dan Indonesia Asri Serentak di Seluruh Wilayah Hukum
KAJEN | rakyatcerdas.my.id – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pekalongan bersama seluruh Polsek jajaran menggelar kegiatan Bakti Religi dan Indonesia Asri secara serentak di wilayah hukum Kabupaten Pekalongan, Jumat (19/6/2026) pagi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang tidak hanya berorientasi pada penguatan institusi kepolisian, tetapi juga sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat melalui aksi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.
Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di sejumlah lokasi strategis yang memiliki nilai sosial dan keagamaan tinggi. Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., bersama personel Polres Pekalongan turun langsung mengikuti kerja bakti di kawasan Alun-alun Kajen, Masjid Al Mukhtaro, serta Gereja GKJ Immanuel Karanganyar. Para personel tampak membersihkan halaman, saluran air, area parkir, hingga fasilitas umum yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Suasana kebersamaan terlihat begitu kental dalam kegiatan tersebut. Tidak hanya melibatkan anggota kepolisian, bakti religi juga diikuti oleh masyarakat, pengurus tempat ibadah, tokoh agama, serta berbagai elemen warga yang turut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Sementara itu, kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Polsek jajaran Polres Pekalongan di wilayah masing-masing. Dengan menggandeng masyarakat setempat, para personel kepolisian melakukan kerja bakti di masjid, musala, gereja, dan berbagai fasilitas publik sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menegaskan bahwa kegiatan Bakti Religi dan Indonesia Asri merupakan salah satu implementasi semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang mengedepankan nilai pengabdian, kebersamaan, dan kepedulian sosial.
“Bakti religi yang dilaksanakan secara serentak ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan,” ungkap Kapolres.
Menurutnya, kebersihan lingkungan dan tempat ibadah merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dijaga secara berkelanjutan. Oleh karena itu, melalui momentum Hari Bhayangkara, Polri ingin mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong sebagai warisan luhur bangsa yang harus dipertahankan.
Lebih lanjut, kegiatan bakti religi juga menjadi simbol kuat komitmen Polri dalam merawat keberagaman dan memperkuat toleransi antarumat beragama di Kabupaten Pekalongan. Pemilihan lokasi kegiatan yang mencakup tempat ibadah dari berbagai agama menunjukkan bahwa Polri hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.
Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat dapat diantisipasi melalui kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini menjadi momentum penting bagi Polres Pekalongan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersifat humanis dan bermanfaat langsung. Selain menjaga stabilitas keamanan, Polri juga terus berupaya hadir sebagai mitra masyarakat dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, harmonis, dan kondusif.
Melalui kegiatan Bakti Religi dan Indonesia Asri yang dilaksanakan secara serentak tersebut, Polres Pekalongan berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga semakin kokoh. Dengan kebersamaan yang terjalin erat, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Pekalongan diharapkan tetap terjaga dalam suasana yang aman, damai, dan penuh toleransi menuju Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.
Related Articles