Dikabarkan Kebakaran, Gunung Sibedil Ternyata Nihil Titik Api

Terkini 30 Aug 2026 19:26 2 min read 13 views By andy Dayak

Share berita ini

Dikabarkan Kebakaran, Gunung Sibedil Ternyata Nihil Titik Api
Polsek Lebakbarang bersama Koramil dan Perhutani langsung menyisir kawasan hutan hingga malam. Hasilnya, tidak ditemukan api maupun asap.

PEKALONGAN – Kabar dugaan kebakaran hutan di kawasan Gunung Sibedil, Desa Tembelanggunung, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, langsung ditindaklanjuti polisi. Petugas gabungan bergerak cepat melakukan penyisiran untuk memastikan kebenaran laporan warga.

Informasi mengenai dugaan kebakaran diterima anggota Polsek Lebakbarang pada Jumat (28/8/2026) sore. Polisi kemudian berkoordinasi dengan Koramil Lebakbarang dan Perhutani sebelum bersama-sama menuju lokasi yang dilaporkan.

Kapolsek Lebakbarang Iptu Daryanto, S.H. mengatakan, penyisiran dilakukan hingga malam hari untuk memastikan tidak ada titik api yang tersembunyi di kawasan Gunung Sibedil.

“Setelah menerima informasi tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan Koramil dan Perhutani. Tim gabungan kemudian bergerak melakukan patroli dan pengecekan langsung ke lokasi,” ujar Daryanto saat dikonfirmasi, Sabtu (28/8/2026).

Hasilnya, hingga sekitar pukul 20.00 WIB, petugas tidak menemukan tanda-tanda kebakaran. Tidak terlihat titik api maupun kepulan asap di kawasan hutan Desa Tembelanggunung.

“Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi sampai malam hari, tidak ditemukan adanya titik api maupun asap yang menunjukkan terjadinya kebakaran hutan. Situasi di lokasi aman dan kondusif,” tegasnya.

Meski laporan tersebut tidak terbukti, polisi tidak ingin lengah. Kondisi musim kemarau membuat dedaunan dan vegetasi hutan mengering sehingga rawan terbakar.

Polsek Lebakbarang bersama Koramil, Perhutani dan pemerintah desa akan terus meningkatkan patroli serta pemantauan di kawasan yang dianggap rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Masyarakat pun diminta ikut menjadi mata dan telinga di lapangan. Jika menemukan titik api, asap mencurigakan atau aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu karhutla, warga diminta segera melaporkannya kepada petugas.

Langkah cepat aparat ini menjadi upaya penting untuk mencegah isu kebakaran berkembang menjadi bencana nyata, terlebih di tengah kondisi kemarau yang membuat kawasan hutan mudah terbakar.

Ad
Iklan media
Berita | Rakyat Cerdas